GANTAR – Penanaman etika profesional dan karakter beradab tidak hanya diajarkan di atas kertas, melainkan dihidupkan secara nyata dalam pembiasaan harian. Mengawali pagi yang cerah pada hari Rabu (05/08), seluruh civitas akademika SMKN 1 Gantar secara disiplin menggelar pembiasaan Budaya Industri 5S sebagai benteng utama pembentukan kepribadian siswa.
Giat rutin yang sarat akan kehangatan dan ketertiban ini berpusat langsung di area gerbang utama dan lorong-lorong kampus SMKN 1 Gantar.
Penyerapan Nilai Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun
Sejak pukul 06.30 WIB, jajaran guru piket bersama perwakilan pengurus kesiswaan telah berdiri tegap di pintu masuk sekolah untuk menyambut kedatangan para siswa. Mengimplementasikan pilar Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S), setiap siswa yang tiba dengan santun menyapa dan memberikan hormat serta jabat tangan hangat kepada para guru. Suasana kekeluargaan yang berpadu dengan kedisiplinan ini menciptakan atmosfer belajar yang sangat kondusif dan menyenangkan sejak menit pertama siswa melangkah ke dalam lingkungan sekolah.
Pondasi Soft Skill Menuju Dunia Kerja Global
Penerapan 5S secara rutin di lingkungan sekolah vokasi ini merupakan strategi taktis untuk membiasakan siswa dengan standar hospitality dan etiket komunikasi dunia kerja nyata. Di era industri modern, kemampuan teknis (hard skills) yang tinggi harus diimbangi dengan soft skills yang matang berupa keramahan, adab terhadap pimpinan, serta sopan santun antarsesama rekan kerja. “Budaya 5S adalah kartu kartu nama pertama lulusan kita di dunia industri. Dari cara mereka mengucap salam dan tersenyum pagi ini, terlihat kesiapan mental mereka untuk menjadi profesional,” puji salah satu guru piket kesiswaan.
Melalui konsistensi pelaksanaan giat 5S di hari Rabu pagi ini, SMKN 1 Gantar kian mempertegas komitmennya sebagai sekolah kejuruan unggulan yang tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berkarakter industri.
